Selasa, 14 Februari 2012

EFEK DOPLER

Gambaran Umum Efek Doppler

Jika kita berdiri di pinggir jalan kemudian melintas sebuah ambulans dengan sirine yang berbunyi, kita akan mendengar frekuensi sirine yang relatif lebih tinggi dari frekuensi sirine yang sebenarnya. Sebaliknya frekuensi sirine akan terdengar lebih rendah ketika ambulans bergerak menjauhi kita. Peristiwa naik-turunnya frekuensi bunyi semacam itu disebut efek Doppler.
Perubahan frekuensi gelombang bunyi bergantung kepada sumber bunyi atau pengamat yang bergerak relative terhadap medium.
Panjang gelombang di depan sumber dapat dihitung dengan rumus:




Sedangkan panjang gelombang di belakang sumber adalah:





Laju gelombang v hanya bergantung pada sifat-sifat medium dan tidak bergantung pada laju sumber. Pada sumber yang bergerak mendekati pengamat, frekuensi f’ yang melewati suatu titik yang diam terhadap medium adalah:


Apabila sumber bergerak menjauhi pengamat maka frekuensinya adalah:

 
Jika sumber dalam keadaan diam dan pengamat bergerak relatifterhadap medium maka tidak ada perubahan panjang gelombang yang melewati penerima. Frekuensi yang melewati pengamat akan bertambah jika pengamat bergerak mendekati sumber dan berkurang jika pengamat bergerak menjauhi sumber.
Banyaknya gelombang yang diterima oleh pangamat diam dalam waktu adalah banyaknya gelombang dalam jarak 


sebanyak ,  

 Bila pengamat bergerak dengan laju relatif vp terhadap medium maka pengamat akan melalui sejumlah gelombang tambahan 

Jumlah total gelombang yang melewati pengamat dalam waktu Δt  adalah:



Frekuensi yang diterima pengamat yang bergerak mendekati sumber adalah:

Jika pengamat bergerak menjauhi sumber, frekuensi yang teramati adalah:



Jika baik pengamat maupun sumber bergerak terhadap medium maka hasil yang dituliskan pada persamaan diatas dapat dituliskan sebagai berikut.



 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar